Perkuat Literasi Hukum Siswa, Kejaksaan Negeri Payakumbuh Gelar Program “Jaksa Mengajar” di SMAN 5 Payakumbuh Boarding School

PAYAKUMBUH – Upaya pencegahan pelanggaran hukum di kalangan remaja terus digencarkan oleh Kejaksaan Negeri Payakumbuh. Melalui program strategis bertajuk “Jaksa Mengajar”, jajaran Korps Adhyaksa menyambangi SMAN 5 Payakumbuh Boarding School pada Selasa (27/01) untuk memberikan edukasi hukum secara langsung kepada para siswa.

Mengusung tema utama “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman”, program ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Bapak Hadi Saputra. Tidak datang sendirian, Bapak Hadi hadir didampingi tim rekan sejawat dari Kejaksaan yang disebar ke berbagai lokal (kelas) untuk memberikan materi secara lebih intensif dan interaktif kepada para siswa.

Dalam sesi wawancara, Bapak Hadi Saputra menjelaskan bahwa SMAN 5 Payakumbuh Boarding School menjadi fokus utama program ini karena statusnya sebagai salah satu sekolah favorit yang memiliki karakteristik unik sebagai satu-satunya SMA Negeri boarding school di Kota Payakumbuh.

“Program Jaksa Mengajar ini adalah agenda berkelanjutan dari Kejaksaan. Untuk tahun 2026 ini, kami memulainya di SMAN 5 Boarding School. Kami ingin memastikan meskipun lokasi sekolah cukup menjorok ke dalam, akses informasi dan edukasi hukum bagi siswa tetap terpenuhi dengan baik,” ungkapnya.

Materi yang disampaikan oleh tim Kejaksaan dirancang secara komprehensif. Pada tahap awal di semester genap ini, siswa diperkenalkan dengan lembaga Kejaksaan serta perbedaan tugas pokok dan fungsinya dengan institusi penegak hukum lainnya seperti Kepolisian. Pada pertemuan-pertemuan selanjutnya, tim akan mendalami materi yang lebih spesifik seperti bahaya narkoba, pencegahan bullying (perundungan), kenakalan remaja, hingga pemahaman mengenai tindak pidana korupsi.

Bapak Hadi menekankan bahwa menanamkan pemahaman hukum sejak usia sekolah adalah hal yang sangat mendesak. “Dunia luar setelah lulus sekolah nanti penuh dengan tantangan. Jika anak-anak sudah memahami aturan mainnya sejak dini, mereka akan lebih waspada. Kami ingin membentuk karakter siswa yang tangguh secara mental agar tidak mudah terjerumus ke hal negatif,” tegasnya.

Selain sebagai upaya preventif, kehadiran tim Jaksa ke setiap lokal juga bertujuan untuk memotivasi siswa. Bapak Hadi berharap interaksi langsung ini dapat menumbuhkan minat siswa untuk melanjutkan studi di fakultas hukum dan bercita-cita menjadi aparat penegak hukum di masa depan.

Di akhir kunjungannya, beliau menitipkan pesan mendalam bagi seluruh siswa-siswi SMAN 5 Payakumbuh Boarding School. “Fokuslah pada tugas utama kalian yaitu belajar dan beribadah. Dengan memahami hukum, kalian bisa mengejar cita-cita dengan aman. Kenali hukumnya, maka kalian akan terjauh dari hukumannya,” pungkas Bapak Hadi.

Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang sadar hukum dan melahirkan generasi emas yang berintegritas tinggi bagi Kota Payakumbuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *